ANALISA PELAKSAAN RETENSI DOKUMEN REKAM MEDIS DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

Main Article Content

Evinia Betri

Abstract

Pelaksanaan penyimpanan dokumen rekam medis berpedoman pada standar operasional prosedur tentang penyimpanan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan (filling) merupakan tempat dokumen rekam medis rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat disimpan dengan metode tertentu dan pelaksanaan retensi rekam medis. presentase dalam 5 tahun terkahir belum dilaksanakan retensi sebesar 100% dokumen rekam medis di RSU Muhammadiyah Ponorogo.


Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Tehnik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan meminta data di bagian rekam medis. Sampel data pada pneelitian ini adalah 3 petugas filling di RSU Muhamamdiyah Ponorogo. Tehnik sampling yang dilakukan tehnik sampling jenuh.


Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pada pelaksanaan retensi petugas retensi melaksakan retensi sebanyak 100-150 dokumen rekam medis dalam waktu 1 (satu) hari dan dalam satu (1) bulan petugas melaksanakan retensi sebanyak 3000 dokumen rekam medis, terdapat 100 dokumen rekam medis rusak dan tidak bisa terbaca. hal tersebut menyulitkan petugas pada saat pelaksanaan retensi dokumen rekam medis. Saran petugas pada saat pelaksanaan retensi dokumen rekam medis terlebih dahulu memilah dokumen yang rusak dan yang tidak rusak di pisah dan dilihat tanggal berobat ababila tidak bisa dibaca petugas melihat langsung di komputer di data pasien.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles